Jarang Tidur, Tapi Punya Banyak Mimpi
Ketika
aku masih muda dan bebas berkhayal, aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Lalu
seiring dengan bertambahnya usia, kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah maka
cita-cita itu agak kupersempit.
Lalu
kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.
Namun, tampaknya hasrat itu pun tiada
hasilnya.
Ketika
usiaku semakin senja, dengan semangatku yang tersisa, kuputuskan untuk mengubah
keluargaku, orang-orang yang paling dekat denganku.
Namun,
celakanya mereka pun tidak mau diubah!
Dan kini,
sementara aku berbarinng saat ajal menjelang, tiba-tiba aku sadari, “Andai saja
yang pertama kali kuubah adalah diriku sendiri?”
Dengan
menjadikanku sebagai contoh dan panutan, mungkin aku bisa mengubah keluargaku.
Lalu
berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi aku pun mampu memperbaiki
negeriku, kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia.”
Westminster
Abbey, Inggris, 1100 M

コメント
コメントを投稿