投稿

Surviving

 Hello, world, how are you right now? It's 11.25 pm, listening to if the world was ending... you'd come over, right? or not at all? But I am nothing than just a speck of dust, so.. what's the problem? my problem was never bigger than that. But still, deep down, I AM TIRED, DAMNN.. YA ALLAH HELP ME SURVIVE THIS PHASES OF MY LIFE...  

なんて日だ

イメージ
私の大学生活は、日本語と日本文化の学部での一日はいつも挑戦と喜びに満ちています。朝早く、漢字の勉強とクラスメイトとの会話の練習で一日が始まります。カラフルな日本語の授業は、学んでいる文化の美しさをますます愛するようになりました。 授業後は、よく大学の図書館で時間を過ごし、魅力的で魅力的な日本の文学に没頭しています。有名な日本の作家の言葉を味わうことは、深い感動とインスピレーションを与えてくれます。時折難しいこともありますが、学ぶ意欲が私を前進させています。 時折、家への思いが襲ってきます。特に家族の写真を見たり、日本の伝統的な曲を聴いたりすると、故郷を思い出します。しかし、日本語と文化のコミュニティでのクラスメイトのサポートと温かい雰囲気は、その寂しさを和らげてくれます。 時が経つにつれて、この旅は日本語と文化だけでなく、自己の耐久力と挑戦に立ち向かう力についても教えてくれました。時折寂しさがやってきますが、この大学で踏み出す一歩一歩が私を夢と将来の成功に一歩近づけてくれます。

20 Maret 2022

''Musibah adalah rahasia Allah.'' Terkadang takut akan kata kehilangan. Namun, bukankah setiap orang pasti pernah merasakannya? Tidak ada yang tahu, tapi kapanpun itu kita harus bisa bersabar. Siap tidak siap, baik untuk kehilangan atau bahkan dihilangkan. Jujur aku takut. Takut hilang maupun kehilangan. Tapi mau bagaimana lagi, keduanya pasti akan terjadi.  ''Walaupun apa yang sedang kita alami ini bukan mau kita, tapi bukankah ini tetap maunya Allah?'' It's hard to sleep right now because it's so cold here... I mean just look at this lovely thing which just turn left and right... I can't help but I have to deal with it.                  

2022年3月17日

Having a headache for the switched bed time.. That's not good, but it's not that bad.  You know why? It's because that kdrama. Twenty five and twenty one, forecasting love and weather. One more, business proposal. Hahahah, I hate that. Masih berpikir bagaimana sebuah hadiah yang belum tersampaikan telah tersampaikan lewat perantara . Waktu terus berjalan, namun kita tidak tahu kapan berhenti. Bukankah itu menakutkan? Atau malah biasa saja? Nobody knows. Dimanakah ambang batas tiap individu di dunia? Andaikan ia seperti matematika maka kita bisa temukan rumusnya. Namun tidak, kita tidak tahu. Entah aku ingin menulis apa sekarang dan kedepannya, aku juga tak tahu.    

Rain Drops

Lama tiada berkata Hendak tanya, apa kabar? Apakah penting?tanyamu dalam hati Ah, benar. Aku tak akan bisa mengerti Datangmu tiada ingin disangka Sebuah pengabulan atas tiap doa mereka Pun jua aku Yang entah sejak kapan harus merindu Melihatmu jatuh, lalu pasrah Meluruh, menyatu dengan tanah Semenjak daun tak lagi bergeming Kala hijaumu pun perlahan menguning Semenjak awan tak lagi berteman Tak seperti dulu yang selalu berdampingan Bunga tiada lagi memperlihatkan eloknya Kala mentari enggan pula menyudahi sinarnya Kini tanah tiada lagi basah Karena mentari enggan pula berpindah Hujan. Aku rindu. Kuharap kau tahu, mereka akan selalu menunggu Apakah ini sebuah kejahatan bila aku ingin kau terluka Apakah ini sebuah kejahatan bila aku ingin kau jatuh Mungkin benar, aku jahat Karena ini sungguh menyedihkan melihat mereka kian sekarat Kuharap kau datang, menjadi penyelamatnya Karena yang kutahu, bila kering adalah racun, kaulah penawarnya Bumi kian memanas Kau tahu, banyak orang yang terliha...

About 86.400

"Berubah, Luk. Plisss." Peringatan! Postingan ini tidak memiliki kejelasan, harap maklum. Oke, jadi... jadi... Mohon maaf lahir dan batin, kawan. "Luk?" "Yap? Kenapa?" "Udah kelar puasanya? Udah lebaran ceritanya? Apa buat kalender sendiri?" "Ya, kan... Minta maaf nggak harus saat lebaran. Kamu tahu kenapa?" "?" "Karena... uwe kebanyakan dosa dan kesalahan. Dan belum tentu saya bisa minta maaf ke satu-persatu orang." "Stop! Udah paham saya, Nak. Jadi daripada kebanyakan gaje  (duh tadinya kepikiran 'kebanyakan micin' lalu inget cilor jadi pingin)  cukup sampai di sini. Karena akan ada gaje kuadrat yang lain." Ya, karena tidak tahu apa yang akan saya lakukan, berakhir pada pilihan ini, lagi. ------------------------------------------------------- Luk, jika kamu berpikir bahwa: waktu bisa diulang, maaf kamu harusnya tahu, kamu hidup di sini, di bumi, bukan di negeri khayalan; ...

Tanpa Akhir

Cerita itu telah dimulai Bahkan setelah cerita baru telah berganti Terlalu rumit, sanggahku Hanya karena kukatakan ya, tiada berarti itu ya  Karena sekali lagi aku berdusta Cerita tanpa akhir itu telah mati Tanpa sekali pun aku kehendaki Kala semua telah pergi, telah usai sampai di sini, di titik ini Sebab hal yang kini menyisakan ilusi Menanggalkan sepotong pilu di sini Masih ada air mata di sini Tapi tak apa, aku mengerti Tiada semua cerita harus diceritakan Tiada semua kesedihan harus dijelaskan Mungkin semesta punya takdir lain Atau juga cerita-cerita lain Aku tak apa Asal aku masih melihat dunia Sebelum berjumpa kata tiada Izinkan aku  merangkai cerita Yang mungkin tanpa akhir, karena tak ingin berakhir, apalagi diakhiri Karena itu mustahil bagiku Apalagi bagimu