Poemy Day

Hanya puisi, tidak kurang, tidak lebih


Aku hanya terdiam membisu
Tenggelam bersama irama nan sendu
Aku memikirkan sesuatu
Dan aku yakin kau pun tak tahu
Matahari telah muncul diantara embun
Mulai membakar kulitku
Namun hatiku masih beku

      Matahari, dia yang menerangiku
      Dan dia juga yang telah meredupkanku
      Aku masih belum mengerti
      Jika saja kuceritakan dunia
      Ia pun sama saja takkan mengerti
      Menyedihkan bukan?
      Ketika hujan pun datang tanpa memberi pelangi, datang tanpa jejak

Kenapa aku merasa ada yang memberi tahuku
Dan membuat jalan rumit untukku
Kenapa aku merasa semua hal itu sama
Sedangkan kau berbeda?
Sedangkan faktanya kau itu sama saja
Aku tak habis pikir
Kenapa dunia ini kejam bagiku?

      Bisakah kau berhenti?
      Dari membuatku benar
      Ah, kupikir aku lebih baik menjadi batu saja
      Dengan begitu aku takkan mengerti
      Dan tak ada yang mengerti
      Ya, aku sudah lelah, sangat lelah
       Untuk berpura-pura seperti aku tak mengerti

Kau pun tak mengerti
Ketika mulutku pun hanya berbisik dalam bahasa yang tak kau pahami
Apa yang ingin kuucapkan?
"Aku ingin kau berhenti," hanya itu
Jika kau sadar, kau pun akan mengerti maksudnya
Dari kalimat tak bernyawa yang telah kutuliskan

-Di sebuah tempat bernama kegelapan-



      

コメント

このブログの人気の投稿

About 86.400

The Guide

Surviving