I Don't Know and Won't to Know
Believe It More and You Will Know How Easy Allah Solve the Problems You Have
Aku tak tahu, aku benar-benar tak memahami akan hal ini.
Aku tak tahu apa yang ingin kulakukan.
Ini terasa seperti ada ribuan kata yang ingin kuucapkan, namun aku tak bisa berkata apapun.
Aku ingin bercerita pada langit, hujan, bumi, bahkan dedaunan yang menjadi saksi bisu.
Aku ingin terbang, bagai burung-burung yang terbang kesana-kemari mengepakkan sayap-sayapnya.
Aku ingin menghentikan waktu jika aku bisa. Aku ingin waktu menjadi lelah dan ia berhenti sejenak. Namun, kau tahu bahwa aku pun tak bisa melakukannya.
Aku ingin menutup mataku ketika alam menunjukkan padaku ribuan takdir-Nya. Tidak, tidak hanya alam, melainkan semua hal di alam semesta ini menunjukkannya.
Aku ingin marah, namun aku tak tahu kepada siapa, aku ingin marah pada diriku sendiri dan aku pun tak tahu karena apa aku ingin marah.
Aku ingin menangis, namun air mataku hanya bisa tertahan bahkan setetes pun ia tak berani muncul.
Aku ingin diam membisu ketika keramaian hanyalah sebuah tameng dari semua kesedihanku. Ya, tameng pelindungku dari segala ekspresiku yang terpendam dalam.
Aku ingin berteriak, namun aku tak bisa karena aku tak tahu apa yang akan aku teriakkan dan kepada siapa. Kepada alam? Alam yang bahkan membuatku bingung?
Aku ingin menghilang, namun aku sadar bahwa saat itu bukan waktu untuk hilangnya aku dari muka bumi ini, toh nanti tidak akan ada yang berubah.
Aku, aku tak tahu ada apa sebenarnya dengan diriku.
Aku, aku merasa aku bingung dengan diriku sendiri.
Tak ada yang aneh, namun keragu-raguanku menjadikan diriku bagai awan mendung sebelum hujan yang datang. Kelabu. Seperti kelabunya pikiranku.
Aku tak ingin menyakiti hati orang lain karena aku tahu aku tak ingin memiliki sifat itu.
Aku hanya ingin berkata,
"Maaf, keragu-raguanku telah membuatku sadar bahwa dunia ini luas, dan kau tahu siapa aku? Aku adalah salah satu 'aku' dari milyaran aku di dunia ini. Maka dari itu, telah kuputuskan bahwa semua ini salah, jadi kebenarannya adalah fakta bahwa aku salah. Jadi, cukup sampai disini. Biar waktu dan Dia Sang Pencipta yang akan menyelesaikannya. Percayalah itu."
Proclamation...#ini bahasa mana ini? -_-
Kami, bangsa Crypton menyatakan dengan ini kegagajean saya. Tulisan ini dibuat berdasarkan atas kegajean dan ketidakadakerjaan semata. Hal-hal mengenai pernyataan yang gaje dan lain-lain diselenggarakan dengan cara meminta maaf atas kegajean ini.
Planet Crypton, Tuesday, 10th of April 2018
With the name of au(THOR) empat el empat ye
Luluk Fitriani
Planet Crypton, Tuesday, 10th of April 2018
With the name of au(THOR) empat el empat ye
Luluk Fitriani

コメント
コメントを投稿